Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Dari Kemdikbud

0
639
Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat

Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat Dari Kemdikbud, Buku Kemitraan sekolah dan masyarakat ini meliputi, PNF, PAUD,SD,SMP,SMA dan SMK serta SLB, Kemitraan antara sekolah dengan keluarga dan masyarakat dirancang agar terbentuk ekosistem pendidikan yang dapat mendorong tumbuhnya karakter dan budaya prestasi semua warga sekolah Bentuk-bentuk kemitraan sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Penguatan Komunikasi Dua Arah Komunikasi dua arah bertujuan untuk mendapat informasi dan masukan tentang perkembangan peserta didik, baik dari keluarga kepada sekolah maupun sebaliknya. Komunikasi sekolah dengan keluarga dan masyarakat dapat dilakukan dalam beragam bentuk dan media. Misalnya informasi yang dituliskan rutin melalui buku penghubung, pertemuan rutin wali kelas dengan orang tua/wali, komunikasi dalam wadah paguyuban orang tua per kelas, komunikasi melalui media komunikasi seperti melalui pesan singkat (SMS), dan lain-lain yang sesuai.
  2. Pendidikan bagi orang tua Bentuk kemitraan ini ingin membantu orang tua/wali dalam membangun kesadaran akan pendidikan anak, termasuk di antaranya adalah dengan mengembangkan lingkungan belajar di rumah yang kondusif (aman, nyaman dan menyenangkan). Pendidikan orang tua ini bisa berupa kelas orang tua/wali yang dilakukan rutin oleh sekolah atau masyarakat (komite sekolah, organisasi mitra dan komponen masyarakat lain). Kelas ini diharapkan dapat membantu orang tua/wali untuk:
    a. memperoleh pemahaman yang benar tentang kondisi anak dan upaya-upaya yang dapat dilakukan;
    b. meningkatkan peran positif dan tanggung jawab sebagai orang tua/wali dalam mengatasi permasalahan anak; dan
    c. meningkatkan kerjasama yang lebih harmonis antara orang tua/ wali dan sekolah dalam membantu permasalahan anak.

Baca juga

Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian

REKOMENDASI KAMI
Buku Panduan Kemitraan Dengan Keluarga Dan Masyarakat Kurikulum 2013

Buku Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat

Peran Pelaku Kemitraan
1. Peran Sekolah Sebagai penyelenggara pendidikan sekolah perlu melakukan sejumlah hal berikut:
a. melakukan analisis kebutuhan;
b. menyusun program tahunan pendidikan keluarga;
c. melakukan pertemuan dengan orang tua/wali peserta didik;
d. melaksanakan program pendidikan keluarga; dan e. melakukan supervisi dan evaluasi. Unsur-unsur yang memiliki peran utama dalam program pendidikan keluarga di sekolah adalah:
a. Kepala Sekolah
1) menetapkan kebijakan yang mendukung penyelenggaraan program pendidikan keluarga;
2) menyusun rancangan kegiatan program pendidikan keluarga;
3) mengelola warga sekolah dan anggaran yang ada di sekolah maupun dari pihak mitra untuk mendukung pencapaian tujuan program;
4) menjalin hubungan dengan keluarga dan masyarakat untuk menunjang pelaksanaan program; dan
5) melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program dengan melibatkan seluruh mitra.
b. Wali kelas
1) mendukung kebijakan program pendidikan keluarga;
2) menjadi fasilitator antara pihak sekolah dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat;
3) menjadi motivator dan inisiator dalam kegiatan pendidikan karakter dan budaya prestasi bagi peserta didik; dan
4) mengevaluasi pencapaian hasil program peserta didik yang mencakup terbentuknya prestasi dan karakter.

REKOMENDASI KAMI
Panduan Kerja Kepala Sekolah Buku Terbaru

Download Buku Kemitraan Sekolah Dan Masyarakat

Juknis Kemitraan Sekolah dan Masyarakat